IHSG Senin Siang Melemah Tipis ke Level 7.017; Bursa Asia Menguat, Pelonggaran Covid China

161
IHSG
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (5/12) terpantau melemah tipis 1,890 poin (0,03%) ke level 7.017,749, setelah dibuka turun ke level 6.996,797.

IHSG bergerak melemah di hari ketiganya berlawanan arah dengan regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dipimpin Hang Seng di tengah pelonggaran kebijakan Covid di China serta Wall Street yang berakhir terkoreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,05% atau 7 poin ke level Rp 15.420. Sedangkan dollar AS di pasar uang Asia terpantau menurun setelah terkoreksi 3 hari di sesi global sebelumnya; tertekan ke sekitar 5 bulan terendahnya oleh rilis data NFP yang solid dan pelonggaran kebijakan Covid di China membangkitkan sentimen risiko.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.420, dan terpantau bertahan ke posisi 6 minggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 29,842 poin (0,33%) ke level 6.996,797. Sedangkan indeks LQ45 turun 5,418poin (0,55%) ke level 984,176. Siang ini IHSG melemah 1,890 poin (0,03%) ke level 7.017,749. Sementara LQ45 terlihat turun 0,51% atau 5,012 poin ke level 984,582.

Siang ini sepuluh dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor technology yang merosot 4,09%, diikuti sektor cyclical yang turun 1,03%.

Tercatat sebanyak 192 saham naik, 333 turun dan 163 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 743.453 kali transaksi sebanyak 14,131miliar lembar saham senilai Rp 6,996 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat melemah, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,04%, dan Hang Seng yang naik tajam 3,29%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Elang Mahkota (EMTK) -6,72%, Kencana Energi (KEEN) -5,93%, Bank Jago (ARTO) -4,76%, dan Paninvest (PNIN) -3,30%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak melemah di hari ketiganya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dipimpin Hang Seng di tengah pelonggaran kebijakan Covid di China.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan dapat memasuki zona hijaunya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.128 dan 7.225. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.955, dan bila tembus ke level 6.747.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group