Rekomendasi Minyak 6 Desember 2022: Berbalik Turun Setelah Sebelumnya Naik

322

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada awal jam perdagangan sesi AS, hari Senin, sempat menguat dan diperdagangkan di sekitar $82.00 per barel. Namun dalam perdagangan selanjutnya harga minyak mentah WTI berbalik turun ke $79.30 karena dollar AS berbalik naik signifikan. Indeks dollar AS naik dari kerendahan lima bulan di bawah 104.20 ke 105.09.

Data Purchasing Manager’s Index (PMI) Jasa AS dari ISM membaik menjadi 56.5 pada bulan November dari 54.4 pada bulan Oktober, memberikan dorongan naik terhadap dollar AS.

Harga minyak mentah WTI mengalami rebound yang kuat ke dekat $81.63 pada jam perdagangan sesi Tokyo dan melanjutkan kenaikannya ke sekitar $82.14. Harga minyak mentah WTI mengalami pemulihan yang dramatis setelah terkoreksi turun ke level support di $80.00 per barel.

Kenaikan harga minyak mentah WTI disebabkan oleh pembelian yang didukung oleh dilonggarkannya restriksi terhadap Covid – 19 di Cina setelah terjadi protes besar–besaran agar ekonomi dibuka kembali.

Hal ini meneguhkan proyeksi naiknya permintaan minyak mentah dengan pembukaan kembali ekonomi Cina memberikan indikasi tidak adanya restriksi terhadap pergerakan manusia, material dan mesin-mesin. Aktifitas ekonomi di Cina akan mulai bergerak naik dan akan menguatkan permintaan atas minyak mentah di negara pembeli minyak terbesar di dunia ini.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $78.88 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $78.48 dan kemudian $77.41. “Resistance” yang terdekat menunggu di $79.95 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $80.60 dan kemudian $81.67.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido.