Harga Emas Selasa Naik Tipis Seiring Pelemahan Dolar AS

191

(Vibiznews – Commodity) Harga emas naik tipis pada hari Selasa seiring pelemahan dolar AS, sementara investor menunggu data ekonomi AS di tengah harapan perlambatan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.

Emas Spot naik 0,47% menjadi $1.940,51 per ons.
Emas berjangka AS naik 0,75% menjadi $1.943,00.

Indeks dolar turun 0,22%. Dolar AS yang lebih lemah membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar lebih terjangkau bagi banyak pembeli.

Investor sekarang fokus pada perkiraan pertumbuhan PDB kuartal keempat AS yang akan dirilis pada hari Kamis.

Setiap tanda-tanda ekonomi AS yang lebih lemah akan dianggap sebagai alasan bagi Fed untuk tidak terlalu agresif mengetatkan, dan itu dapat mendukung emas, yang juga akan mengambil aliran safe haven.

Pedagang sebagian besar menghargai kenaikan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan kebijakan Fed pada 31 Januari-1 Februari, setelah melambat menjadi 50 bps pada bulan Desember, menyusul empat kenaikan 75 bps berturut-turut.

Suku bunga yang lebih rendah cenderung bermanfaat untuk emas batangan, mengurangi biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan.

Di sisi fisik, India diperkirakan akan memangkas bea impor emas, yang dapat mengangkat penjualan ritel dengan membuat logam lebih murah menjelang musim permintaan puncak di konsumen emas batangan terbesar kedua di dunia.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, emas spot diperkirakan dapat bergerak naik jika dolar AS terus melemah. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $1.969-$1.997. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $1.916-$1.896.