Keuntungan Wall Street Dibatasi Laporan Kuartalan 3M dan Kontraksi Data PMI

133
bursa AS

(Vibiznews – Index) – Perdagangan bursa saham Amerika Serikat cetak untung yang terbatas pada sesi yang berakhir Rabu (25/1/20232) dikarenakan terjadi aksi profit taking.

Indeks utama Wall Street ditutup mixed dengan hanya Dow Jones positif dengan naik ke posisi tertinggi dalam sepekan, Nasdaq dan S&P500 terkoreksi dari rekor tingginya.

Profit taking dipicu oleh rilis data PMI komposit yang masih kontraksi dan laporan kuartalan perusahaan yang melemah seperti Jhonson&Jhonson dan 3M.

Data PMI komposit yang menunjukkan aktivitas jasa dan manufaktur masih kontraksi meski dilaporkan naik dari periode sebelumnya di 46,6.

Indeks Dow Jones naik 0,3 persen menjadi 33.733,96, indeks Nasdaq turun 0,3 persen menjadi 11.334,27 setelah rally dua hari. S&P 500 juga turun 0,1 persen ke 4.016,95.

Secara sektoral pelemahan dipimpin oleh saham gas alam dengan Indeks Gas Alam Arca NYSE turun sebesar 1,3 persen.

Saham tembakau dan jaringan juga terlihat melemah, sementara itu  saham emas bergerak lebih tinggi seiring dengan naiknya harga logam mulia.

Saham 3M anjlok 6 persen lebih setelah melaporkan kerugian tajam pada kuartal keempat melebihi perkiraan. Jhonson&Jhonson melemah tipis karena laporan labanya menurun.