Bursa Eropa Jumat Berakhir Negatif Tertekan Saham Perbankan

486
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Eropa berakhir negatif pada hari Jumat, meskipun ada pengumuman bahwa Credit Suisse dan First Republic Bank akan menerima bantuan keuangan untuk mencegah krisis di sektor perbankan.

Indeks Stoxx 600 Eropa ditutup 1,21% lebih rendah, dengan semua sektor di wilayah negatif. Bank memimpin kerugian dengan penurunan 2,6%, diikuti oleh jasa keuangan, turun 2,1%.

Indeks FTSE 100 Inggris ditutup turun -1,01%.
Indeks DAX Jerman berakhir melemah -1.33%.
Indeks CAC 40 perancis ditutup merosot -1,43%.

Itu terjadi setelah saham perbankan Eropa pulih dari sesi sebelumnya, dengan Credit Suisse membalikkan penurunan dramatis harga saham 24% hari Rabu untuk mengakhiri sesi 18,8% lebih tinggi.

Namun, saham Credit Suisse kembali menurun pada hari Jumat, dan berakhir 8% lebih rendah. Saham turun 18,9% pada minggu ini menurut data Eikon, kinerja mingguan terburuk mereka sejak 13 Maret 2020.

Di A.S. Kamis, sekelompok lembaga keuangan setuju untuk menyetor $30 miliar di First Republic Bank – yang mengalami penurunan harga sahamnya selama beberapa hari terakhir – yang dimaksudkan sebagai tanda kepercayaan pada sistem perbankan.

Pasar Asia-Pasifik ditutup lebih tinggi pada Jumat sebagai respons terhadap janji deposit First Republic Bank, sementara saham A.S. lebih rendah pada Jumat pagi.

Sektor perbankan turun 3,2% pada perdagangan sore hari, kerugian sektor utama karena sentimen tetap rapuh di akhir minggu yang penuh gejolak.

Saham perbankan Eropa juga turun, seperti Santander
turun 5,5%, Swedbank 4,6%, Commerzbank 4,5%, Deutsche Bank 3% dan Barclays sebesar 2,7%.

HSBC Inggris, yang menyelamatkan Silicon Valley Bank UK awal pekan ini, turun 3,3%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa Eropa akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street dan sentimen perlambatan kenaikan suku bunga AS yang jika terus menguat sentimennya, akan menguatkan juga bursa Eropa.