Kredit KPR Menggeliat, Segmen Milenial Lirik Investasi Properti

366
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Banking & Insurance) – Pemulihan ekonomi terus berlanjut di negeri ini, terlihat dengan makin meningkatnya investasi di sektor properti dalam tiga bulan pertama. Dan ternyata yang paling banyak berinvestasi dalam sektor properti adalah dari segmen milenial. Hal ini dapat kita lihat dari 2 bank pemerintah yang besar.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) merupakan salah satu bank yang makin giat memasarkan produk kredit pemilikan rumah (KPR) ke segmen milenial. Pemimpin Divisi Manajemen Produk Konsumer BNI Teddy Wishadi mengatakan, lebih dari 72% pengajuan kredit BNI Griya merupakan segmen milenial hingga Maret 2022.

Sedangkan pencairan KPR ke segmen milenial ini mencapai sekitar Rp 2 triliun di tiga bulan pertama tahun ini. Teddy menyebut, prospek milenial sangat besar, karena jumlah segmen tersebut cukup besar dalam demografi penduduk Indonesia berusia produktif. Umumnya pengajuan KPR didominasi oleh pembelian properti baru untuk ditinggali sehingga ownership dan komitmen pembayaran angsuran cukup tinggi.

Target BNI dapat menyalurkan KPR lebih dari Rp 10 triliun dengan sasaran mayoritas segmen milenial. Untuk mendukung hal tersebut, BNI terus berinovasi untuk pengembangan berbagai fitur produknya agar dapat memfasilitasi segmen milenial untuk memiliki rumah dengan mudah.

BNI telah menyediakan produk KPR yang bisa mengakomodir kebutuhan segmen milenial. Dengan mengembangkan berbagai fitur dan cara untuk dapat melakukan pengajuan online melalui eForm BNI Griya, yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja melalui website BNI maupun BNI mobile banking.

Lalu, BNI Griya memberikan opsi bayar bunga saja hingga 2 tahun pertama, sehingga cicilan menjadi lebih ringan. Kemudian, ada pilihan suku bunga fixed atau tetap hingga 10 tahun.

Tak sampai di situ, BNI memberikan fleksibilitas tenor kredit hingga 30 tahun. Agar semua berjalan, BNI bekerjasama dengan berbagai mitra developer yg menyediakan perumahan dengan design khusus serta harga yang terjangkau oleh segmen milenial.

Lain halnya dengan cara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menawarkan program kredit pemilikan rumah (KPR) khusus milenial.

SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso menyatakan, produk ini memiliki beberapa kelebihan. Mulai dari angsuran ringan dengan suku bunga mulai dari 3,75% dan tenor panjang hingga 25 tahun.

Kemudahan lainnya tersedia bagi nasabah yang memiliki fasilitas pembayaran payroll di Bank Mandiri, maka proses pengajuan KPR akan lebih cepat tanpa verifikasi ke perusahaan. Selain itu, untuk perusahaan terpilih, penghasilan yang diperhitungkan untuk aplikasi kredit termasuk dengan bonus dan tunjangan lainnya.

Sebagai informasi, hingga Maret 2022, pencairan KPR Bank Mandiri ke segmen milenial dengan usia 21 tahun hingga 35 tahun sudah mencapai Rp 1 triliun.(sumber: Kontan.co.id April 2022).

Sedangkan untuk prospek ke depan, program KPR milenial ini diharapkan akan semakin populer karena secara demografi kalangan milenial semakin besar komposisinya. Oleh sebab itu, bank dengan logo pita emas ini memasang target penyaluran KPR milenial berkisar Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun di 2022.

“Untuk memastikan kualitas kredit dari kalangan milenial ini tetap bagus, maka dilakukan mitigasi berupa pemilihan target market khususnya untuk milenial yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang merupakan nasabah wholesale Bank Mandiri beserta value chain-nya,” pungkasnya.

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting