Capital Outflow Menekan Pasar Keuangan — Domestic Market Outlook, 17-20 May 2022 by Alfred Pakasi

594

(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi domestik pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:

  • Setelah libur panjang Lebaran bursa saham langsung tergerus tajam searah dengan volatilitas di pasar global di tengah ancaman inflasi tinggi dan pengetatan moneter.
  • Capital outflow terjadi dan menekan pasar keuangan dalam negeri, termasuk rupiah yang menembus level Rp14.600 terhadap US dollar.

Minggu berikutnya, isyu antara prospek pemulihan ekonomi dalam dan luar negeri, akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Domestic Market Review and Outlook 17-20 May 2022.

===

Minggu lalu IHSG di pasar modal Indonesia terpantau tergelincir tajam langsung paska libur panjang Lebaran, menghabiskan uptrend dan bullish panjang selama 3 bulan yang terus mencetak rekor baru, sejalan dengan volatilitas tajam pasar bursa global dan regional. Sementara itu, bursa kawasan Asia bias melemah. Secara mingguan IHSG ditutup melemah signifikan 8,73%, atau 630,921 poin, ke level 6.597,993, dan berada di posisi hampir 15 minggu terendahnya. Untuk minggu berikutnya (17-20 Mei 2022), dengan libur nasional pada hari Senin, IHSG kemungkinan akan berupaya untuk rebound bertahap karena sudah sangat oversold walau tetap dalam tekanan, dengan mencermati sentimen bursa regional sepekan depan. Secara mingguan, IHSG berada antara resistance di level 6.902 dan 7.267. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.512, dan bila tembus ke level 6.484.

Mata uang rupiah terhadap dollar AS pekan lalu bergerak melemah signifikan dan terseok ke sekitar 13 bulan terendahnya oleh derasnya capital outflow, sehingga rupiah secara mingguannya berakhir tergelincir 0,79% ke level Rp 14.612. Sementara, dollar global melanjutkan bullish panjang secara mingguannya. Kurs USD/IDR pada minggu mendatang diperkirakan akan sempat terkoreksi dari overbought area-nya, atau kemungkinan rupiah mengalami rebound bertahap, walau tetap dalam tekanan, dalam range antara resistance di level Rp14.634 dan Rp14.717, sementara support di level Rp14.442 dan Rp14.387.

Harga obligasi rupiah Pemerintah Indonesia jangka panjang 10 tahun terpantau berakhir melemah secara mingguannya, terlihat dari pergerakan naik yield obligasi dan berakhir ke 7,377% pada akhir pekan. Ini terjadi di tengah aksi jual investor asing di SBN. Sementara yields US Treasury kembali fluktuatif dan agak terkoreksi turun.

===

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2022 tetap tinggi sebesar 135,7 miliar dolar AS, meskipun menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir Maret 2022 sebesar 139,1 miliar dolar AS. Penurunan posisi cadangan devisa pada April 2022 antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Kinerja penjualan eceran April 2022 diprakirakan meningkat secara bulanan. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2022 yang tercatat sebesar 219,3, atau secara bulanan tumbuh 6,8% (mtm). Peningkatan terjadi pada sebagian besar kelompok, sejalan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pada bulan Ramadan dan menjelang HBKN Idulfitri.

Berdasarkan data transaksi 9-12 Mei 2022, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp19,14 triliun terdiri dari jual neto di pasar SBN sebesar Rp12,32 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp6,82 triliun.

===

 

Apa yang terjadi di pasar global memiliki dampak kaitan yang sangat erat dengan dinamika pasar domestik. Volatilitas pasar investasi global jelas punya pengaruh di sini. Investor lokal dituntut memiliki juga pengetahuan akan situasi pasar dunia dengan jeli dari waktu ke waktu. Hal ini, untuk sebagian investor awam, tidak mudah dipahami. Memang pasar internasional bukan perkara mudah untuk dimengerti. Diperlukan pengenalan pasar yang secara konsisten harus dimonitor terus. Di sinilah kelebihan dari vibiznews.com sebagai media investasi online lokal dengan coverage global secara intense. Anda cukup tinggal mengikuti ulasan berita, analisis dan rekomendasi instan kami. Jadi mudah bukan? Terima kasih bagi Anda yang telah setia bersama kami, partner sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting