Bank Sentral Australia Beri Kejutan, Suku Bunga Naik Pertama Kalinya Setelah 12 Tahun

102

(Vibiznews – Economy) – Bank sentral Australia memberikan kejutan bagi pasar keuangan global dengan menaikkan suku bunga cukup tinggi pada pertemuan bulanan mereka pada hari Selasa (7/6/2022) setelah lebih dari 12 tahun tidak menaikkannya. Keputusan bank sentral tersebut sempat mengangkat posisi aussie terhadap dolar AS yang telah melemah 2 sesi berturut.

Reserve Bank of Australia atau RBA menaikkan suku bunga sebesar 50 bps menjadi 0,85%  dengan dewan kebijakan beralasan dukungan moneter yang besar tidak lagi diperlukan di tengah kekuatan ekonomi dan tekanan inflasi saat ini.

Selain itu, pasar tenaga kerja juga terpantau cukup kuat karena lapangan kerja telah tumbuh dan tingkat pengangguran berada pada titik terendah dalam hampir 50 tahun.

RBA mengutip percepatan harga konsumen dan ekonomi yang tangguh untuk keputusannya dan berkomitmen untuk  melakukan apa yang diperlukan demi mengendalikan lonjakan inflasi yang saat ini berjalan pada level tertinggi 20 tahun.

Gubernur RBA Philip Lowe menyampaikan bahwa “Ukuran dan waktu kenaikan suku bunga berikutnya akan dipandu oleh data yang masuk dan penilaian Dewan tentang prospek inflasi dan pasar tenaga kerja.” Dengan kata lain  pengetatan kebijakan lebih lanjut sedang dalam proses.

RBA menegaskan kembali bahwa mereka berkomitmen untuk melakukan apa yang diperlukan untuk memastikan inflasi kembali ke target sambil memperhatikan prospek global, yang tetap tertutup oleh perang di Ukraina dan pengaruhnya terhadap harga energi dan komoditas. Dewan Kebijakan juga menaikkan suku bunga saldo Exchange Settlement sebesar 50 bps menjadi 0,75%.