Mengakhiri perdagangan saham bulan November di Tiongkok, bursa saham Shanghai berhasil menyusul bursa saham Jepang yang merupakan bursa saham terbesar kedua dilihat dari besaran kapitalisasi pasar. Bursa saham Tiongkok berhasil meraih kapitalisasi pasar sekitar  US $ 4,48 triliun yang menunjukkan kenaikan 33 persen tahun ini. 

Bursa saham Jepang hingga akhir perdagangan November ini mengalami kerugian jumlah kapitalisasi sebanyak 3,2 persen sejak akhir perdagangan bulan Desember tahun 2013, sehingga kini kapitalisasi pasar bursa Jepang berada di US $ 4,46 triliun.

Prestasi bursa Tiongkok ini mengulang kembali apa yang terjadi pada bulan Maret 2011 saat tsunami melanda Jepang yang membuat pasar sahamnya ambruk dan akhirnya berhasil dilewati pertama kalinya oleh bursa Tiongkok. Dan 44 bulan kemudian kembali bahwa pasar Tiongkok telah melampaui kapitalisasi bursa Jepang.

Pertumbuhan nilai kapitalisasi pasar Tiongkok setelah otoritas bursa tersebut membuka kembali  penawaran umum perdana pada bulan Januari, dan juga baru-baru ini memberikan akses bagi investor asing untuk memiliki saham di bursa Tiongkok yang terintegrasi dengan bursa Hongkong. 

 

[td_block3 category_id=”8″ tag_slug=”shanghai” limit=”12″ custom_title=”Berita Bursa Shanghai”][td_slide category_id=”3702″ limit=”5″ custom_title=”VIDEO”]